- Ais sudah terlihat girly, mau pake tas kecil kalau bepergian... gak seperti dulu sukanya klanthung-klanthung (tanpa bawa apa-apa). Dia juga lebih punya rasa tanggungjawab dan proaktif. Memasak sendiri kalau tidak ada yang menyiapkan. aku pernah surprise karena waktu embah masih di Ngingas, bulan puasa, aku datang sudah mendekati maghrib, eehh ternyata Ais sudah punya inisiatif menghangatkan makanan (sudah siap tinggal menghangatkan). Alhamdulillah. cuma perilakunya yang lebay kalau menirukan suara kucing itu yang kadang-kadang nggilani.
- Idho, begitu bisa menjual dua relnya (alhamdulillah dua rel yg diiklankan di OLX laku tanpa tawar) jadi getol lagi dengan dunia mancing memancing. Kemarin beli akuarium. Dijanjikan embah akuarium... ya ditagih terus. Ujung-ujungnya kekurangan dana ya emboknya lagi
- Alhamdulillah ternyata ilmu nyetirku masih belum hilang. Aku bisa nyetir ke Simo ketika hari raya.
Showing posts with label ais. Show all posts
Showing posts with label ais. Show all posts
Friday, July 31, 2015
Jurnal Akhir Juli
tiba-tiba saja ingin mengabadikan beberapa catatan pribadi
Thursday, May 8, 2014
April Mei 2014
Lama tidak posting lagi.
Sebelum lupa, aku sudah menjalani ujian akhir Disertasi, 25 Maret 2014. Officially sudah lulus. Tapi masih ada satu komisi lagi yang harus dijalani yaitu Komisi Pengesahan. Hopefully bulan Mei ini.
Tapi setelah lulus, aaada saja alasan untuk tidak ke Malang.
Ada satu minggu dimana aku kehilangan empat orang dekatku yaitu Mbak Tri (teman kantor, Selasa), Chaca (mahasiswa, Rabu), Nanik (teman SMP, SMA dan kuliah, Jumat) dan disusul ibu mertua Nur (ibunya Taufix, keduanya teman kuliah, Minggu). Bukan main, kepergian mereka mengingatkanku akan umur manusia yang tak dapat diprediksi. Apalagi seumuranku yang sudah hampir 50 ini.
5 Mei, ultah. Gariiing pada 5 Meinya karena makan-makan sudah dilaksanakan 3 Mei. 5 Mei hari kerja. Sibuuk. Gak bisa ngapa-ngapain. Cuma, kalau dirasa-rasa, Ais sudah 16. Ih anakku sudah gadis.
Yang membanggakan adalah Idho. Ia sudah baligh sekarang. Sudah mimpi basah. Seperti biasanya, ayahnya tidak care. Aku yang menanyainya dan dia mengaku sudah, dan sudah mandi kok, katanya. Alhamdulillah, dia sudah tahu hukumnya.
Alhamdulillah lagi, tiga hari ini, Idho rajin sholat, bahkan sholat dhuha (karena dia libur kakak kelasnya UN, dan bahkan sholat tahajud. Selama libur ini memang dia kuajak untuk puasa membayar puasa Romadhon yang tertunda karena sakitnya dulu.
Sebelum lupa, aku sudah menjalani ujian akhir Disertasi, 25 Maret 2014. Officially sudah lulus. Tapi masih ada satu komisi lagi yang harus dijalani yaitu Komisi Pengesahan. Hopefully bulan Mei ini.
Tapi setelah lulus, aaada saja alasan untuk tidak ke Malang.
Ada satu minggu dimana aku kehilangan empat orang dekatku yaitu Mbak Tri (teman kantor, Selasa), Chaca (mahasiswa, Rabu), Nanik (teman SMP, SMA dan kuliah, Jumat) dan disusul ibu mertua Nur (ibunya Taufix, keduanya teman kuliah, Minggu). Bukan main, kepergian mereka mengingatkanku akan umur manusia yang tak dapat diprediksi. Apalagi seumuranku yang sudah hampir 50 ini.
5 Mei, ultah. Gariiing pada 5 Meinya karena makan-makan sudah dilaksanakan 3 Mei. 5 Mei hari kerja. Sibuuk. Gak bisa ngapa-ngapain. Cuma, kalau dirasa-rasa, Ais sudah 16. Ih anakku sudah gadis.
Yang membanggakan adalah Idho. Ia sudah baligh sekarang. Sudah mimpi basah. Seperti biasanya, ayahnya tidak care. Aku yang menanyainya dan dia mengaku sudah, dan sudah mandi kok, katanya. Alhamdulillah, dia sudah tahu hukumnya.
Alhamdulillah lagi, tiga hari ini, Idho rajin sholat, bahkan sholat dhuha (karena dia libur kakak kelasnya UN, dan bahkan sholat tahajud. Selama libur ini memang dia kuajak untuk puasa membayar puasa Romadhon yang tertunda karena sakitnya dulu.
Monday, June 24, 2013
Mei-Juni
Peristiwa penting pada Mei 2013. Selain ultahku dan Ais, tahun ini menjadi istimewa karena pada tanggal 27 Mei 2013, Cacak, PakDenya anak2, meninggal. Mengapa ini istimewa? Karena Cacak tinggal bersama kami sudah sekitar 7 tahun. Mulai dari dia menggelandang karena tidak punya uang, suka mabuk2an dan keluarganya berantakan sampai kemudian tobat, rajin sholat dan mengaji dan punya pekerjaan bagus sebagai kontraktor instalasi listrik.
Berbagai cerita mewarnai hidup kami berkaitan dengan PakDe ini, sampai akhir beliau meninggal, membawa kesan kehilangan yang mendalam karena fungsinya di rumah yang sepertinya tak tergantikan. Kalau pompa air mati bagaimana? Cat tembok mengelupas bagaimana? Biasanya PakDe-lah yang menangani. Ayahnya anak2? Aku tidak yakin bisa.
Ini pelajaran bagiku. Anak belajar tidak hanya di sekolah saja, tetapi juga belajar ketrampilan rumah tangga agar tidak gagap kerja. Alhamdulillah, kalau kuamati, semua saudaraku trampil, meskipun pendidikannya tidak terlalu tinggi
Mudah2an anak-anakku juga terampil dalam menghadapi persoalan hidupnya nanti. Latihan life skill kucoba tanamkan pada mereka. Semoga pula PakDe, diterima disisi Allah dan diampuni dan diterima taubatnya. Amien.
Juni 2013
Seharusnya aku sudah harus mengurus Ujian Seminar Hasil, tapi belum kelar juga. Payah !!! aku kena Game Addicted. Sedih rasanya tidak bisa mengontrol diri sendiri. Aku bisa berjam-jam main game atau nonton drama Korea. Mudah-mudahan aku bisa memotivasi diri untuk segera lulus.
Anak-anak kemarin sudah menjalani masa pelepasan sebagai siswa. Idho tanggal 21 Juni dan Ais tanggal 22 Juni. Hari ini, senin 24 Juni semua libur, dan aku bingung mau diapakan tuh anak-anak.
Besok, 26 Juni 2013, bersama-sama harus mendaftarkan Ais dan Idho ke sekolah jenjang lanjutan masing-masing. Mudah-mudahan keduanya di terima di Sekolah Negeri, karena kalau tidak, selain ongkosnya naik, juga jaraknya lebih jauh.
Besok, 26 Juni 2013, bersama-sama harus mendaftarkan Ais dan Idho ke sekolah jenjang lanjutan masing-masing. Mudah-mudahan keduanya di terima di Sekolah Negeri, karena kalau tidak, selain ongkosnya naik, juga jaraknya lebih jauh.
Monday, November 22, 2010
Ais dan Kegiatannya
Banyak juga yang aku ingin tulis tentang anak perempuanku ini. Sekolahnya sih lancar-lancar saja. Ia tiap hari berangkat diantar ayah atau ibu sambil berangkat kerja, pulangnya dijemput mbak Dilla. Kalau Sabtu, ini yang agak repot. Pagi ikut PMR dan sore ikut Pramuka. Masalahnya, Ais belum bisa berangkat sendiri. Salahku juga sih kenapa tidak segera diajari naik bemo agar bisa berangkat dan pulang sendiri. Belum lagi kalau belajar bersama.
Sebagai anak remaja, Ais masih kurang bisa menentukan mana yang penting dan mana yang kurang penting. Ia dengan gampang meninggalkan kegiatan ekskul dan mengiyakan ajakan temannya untuk kerja kelompok yang mestinya bisa dilakukan diluar jam ekskul. Ais juga kurang bergaul dan kurang tanggap. Mungkin karena ada sedikit gangguan otak. Aku ingat waktu lahir dulu dia disedot. Aku gak tahu apakah itu yang membuatnya sedikit kurang sensitif terhadap lingkungan. Itulah juga yang mengkhawatirkan aku jika ia kulepas sendiri naik bemo ke sekolah misalnya. Ya Allah, jagalah anak-anak hamba. Semoga Ais dan Idho menjadi manusia yang berguna. Amien
Sebagai anak remaja, Ais masih kurang bisa menentukan mana yang penting dan mana yang kurang penting. Ia dengan gampang meninggalkan kegiatan ekskul dan mengiyakan ajakan temannya untuk kerja kelompok yang mestinya bisa dilakukan diluar jam ekskul. Ais juga kurang bergaul dan kurang tanggap. Mungkin karena ada sedikit gangguan otak. Aku ingat waktu lahir dulu dia disedot. Aku gak tahu apakah itu yang membuatnya sedikit kurang sensitif terhadap lingkungan. Itulah juga yang mengkhawatirkan aku jika ia kulepas sendiri naik bemo ke sekolah misalnya. Ya Allah, jagalah anak-anak hamba. Semoga Ais dan Idho menjadi manusia yang berguna. Amien
Subscribe to:
Posts (Atom)