Showing posts with label doktor. Show all posts
Showing posts with label doktor. Show all posts

Thursday, July 23, 2015

Wisudaku

Ini kejadian tahun lalu.  Tepatnya saat aku wisuda S3.  Sebenarnya sih gak bangga-bangga amat, lha aku lulus 4,8 tahun. kalau berdasar jatah beasiswa sih gak masalah, tapi aku adalah lulusan no 3 dari bawah... artinya 14 orang temanku telah lulus mendahuluiku.  sementara dua orang yg belum lulus juga bukan saingan lha yang satu melahirkan, satunya lagi sakit.  aku yang sehat meger-meger tentu saja menang. 
Mengapa lama???
jangan dilihat dari sisi UBnya.  lihatlah dari sisi Perbanas.  Kuliah adalah piknik bagi dosen Perbanas, mana ada orang piknik pulang cepet-cepet. itulah gambarannya. Apalagi, dapat kesempatan shortcourse ke Brisbane lagi,,, wuihhh seneeeng banget.
singkat cerita aku lulus dan wisuda.  seperti pada umumnya, aku wisuda bawa anak dan suami.  Malemnya masih sempat ke BNS




Saturday, May 31, 2014

Akhir Mei, Mengakhiri Cerita Edisi Ulang tahun

Bulan Mei ini, banyak peristiwa tentunya. Tanggal 21 kemarin aku dinyatakan sah boleh menggunakan gelar Dr.  Rasanya plong.  Hari-hari dirasakan demikian santai belum ada beban.  
Meskipun begitu, sudah ada satu kepanitiaan menanti dan satu tugas audit di depan mata.  tanggal 9 besok pas jadwal audit, pas hari pertama aku aktif di kampus.  Harus ceklok tiap hari. jam 9 sampai setengah 3 kalao jadi dosen biasa.
Anak-anak sih, oke.  Ais mulai UAS, karena banyak harpitnas, maka UAS nya berlangsung 2 minggu. Sementara Idho, UAS mulai senin besok tgl 2 Juni.
Sambil iseng buka album foto ini ada foto waktu ke Pattaya bulan Februari lalu.  Kelihatannya oke-oke saja. Tapi perjalanan pulang perginya membuat trauma. aku sampai mikir, aku ini lagi dosa apa kok sampe begine bener. Beberapa kali ke LN baik dan lancar, sekarang kok segini gak enaknya.  Inilah naseb pake LCC Tiger Mandala.  Berangkat ditunda, dan yang lebih parah, pulangnya dihapus tanpa pemberitahuan yang memadai. Walaaahh... kami terkatung-katung di Swarnabhumi.  Tidak bisa membayangkan kalau yang kena adalah anak-anak muda backpackeran yang umumnya dananya mepet (sorry).  Kita berlima semua bawa kartu kredit, ATM aktif yang bisa untuk menarik cash di berbagai bank saja, kalang-kabut.  Pokoknya nyesell...

Tapi bukan karena itu, sekarang aku belum memperpanjang paspor yang sudah expired, lupa dan kalau ingat kok ya pas repot.